Wakil Ketua, Kyokushin-kan


Wakil Ketua (Fuku-Kancho) Kyokushin-kan, Hiroshige Tsuyoshi dilahirkan di Jepang pada tanggal 1 November 1947. Sejak usia muda, kegelisahan secara spiritual menghantarnya pada pencarian yang berakhir ketika dia memulai latihan budo karate pada usia ke-25. Sebagai siswa sekolah menengah atas Hiroshige berprestasi gemilang sebagai seorang atlit bola tangan. Pada tahun 1966, di usia 19 tahun, dia mulai bekerja untuk Honda dan kemudian bekerja untuk dua perusahaan lainnya sebelum pada akhirnya dia mengakhiri karirnya sebagai seoarang “pegawai bergaji” dan menjadi seorang Uchi Deshi (seorang pengabdi secara total) dari Mas Oyama.

Tsuyoshi HiroshigeHiroshige memulai pelatihannya di Dojo So-Honbu Kyokushinkaikan pada bulan Juni 1972. Tiga tahun kemudian, ia memasuki Waka Jishi Ryo Mas Oyama (Asrama Singa-Singa Muda) dan menjadi Kepala Asrama tersebut yang bertanggung jawab untuk mengawasi kegiatan para uchi deshi yang lebih muda. Pada usia yang sedikit terlambat, yakni 28 tahun Hiroshige mulai pertarungan turnamen dengan debutnya di Turnamen Jepang ke-8. Setelah turnamen ini dia meningkatkan latihannya dengan Ikken, dan akhirnya berhasil di posisi ke-7 dalam Turnamen Jepang ke-9 setahun kemudian. Hiroshige kemudian menduduki posisi ke-4 di Turnamen Jepang ke-10, dan posisi ke-5 di Turnamen Jepang ke-11. Pada tahun 1979 dia mewakili Jepang sebagai salah satu peserta dari tim Turnamen Karate Sedunia yang ke-2.

Pada bulan Juni 1978, Hiroshige mendirikan Kyokushinkaikan Mas Oyama Cabang Jonan di Tokyo. Di cabang tersebut, disebabkan oleh gaya teknik mengajarnya, yakni penekanan pada latihan yang keras, dan perhatian khusus kepada karakter-karakter khusus dari masing-masing petarung yang berpotensi, maka dia mampu menghasilkan para juara dunia yang sukses, Midori Kenji pada tahun 1991, Yamaki Kenjji di tahun 1995, dan Tsukamoto Norichika pada tahun 1999. Turnamen Dunia adalah turnamen yang diadakan sekali dalam empat tahun, berarti murid-murid Hiroshige berhasil mempertahankan gelar juara dunia selama 12 tahun. Sebagai tambahan, Hiroshige juga berhasil mencetak para juara All-Japan, yakni Kazumi Hajime dan Takaku Masayoshi.

Hiroshige pernah menjadi pelatih untuk tim Jepang Kyokushinkaikan World Cup di Paris pada tahun 1998, dan tim Jepang untuk Turnamen Karate Dunia ke-7 di tahun 1999.

Pada Bulan Desember 2002, Hiroshige meninggalkan Kyokushinkaikan dan mendirikan Kyokushin-kan bersama dengan Royama Hatsuo dengan tujuan untuk menghidupkan kembali Karate Kyokushin ke citranya semasa kehidupan Mas Oyama
.

Last Updated ( Thursday, 25 June 2009 22:53 )